Drama mulai terasa di musim Formula 1 2026. Juara dunia empat kali, Max Verstappen, secara terbuka mengisyaratkan kemungkinan mundur dari F1 jika situasi tidak membaik.
Pernyataan ini muncul setelah pebalap Red Bull Racing tersebut hanya finis di posisi ke-8 pada GP Jepang 2026 di Suzuka Circuit.
Verstappen secara terang-terangan mengkritik regulasi baru F1 2026 yang lebih menitikberatkan pada tenaga listrik.

Menurutnya, karakter mobil sekarang justru menghilangkan esensi balapan.
Komentar ini cukup keras, mengingat Formula E dikenal sebagai ajang balap listrik yang punya karakter sangat berbeda dibanding F1.
Lebih dari sekadar performa, Verstappen mengaku kehilangan rasa menikmati balapan.
“Kalau Anda finis di posisi 7 atau 8 dan tidak menikmati balapannya, itu tidak terasa alami bagi seorang pebalap.”
Secara kontrak, Verstappen masih terikat dengan Red Bull Racing hingga 2028.

Namun ada klausul penting:
Ia bisa keluar lebih cepat jika tidak berada di dua besar klasemen hingga pertengahan musim
Dengan performa saat ini, skenario tersebut bukan hal yang mustahil.
Semua itu membuka kemungkinan besar, Verstappen cabut dari F1 lebih cepat dari yang diperkirakan.
Kalau sampai terjadi, ini bisa jadi salah satu momen paling mengejutkan dalam sejarah modern Formula 1.

Leave a comment