Home News Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman Untuk Idul Fitri
NewsSocial

Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman Untuk Idul Fitri

Share
Share

Akibat konflik yang terjadi di Timur Tengah serta penutupan Selat Hormuz oleh Iran, yang merupakan salah satu jalur perdagangan minyak paling vital di dunia. Sejumlah negara mulai meningkatkan cadangan minyaknya sebagai langkah antisipasi.

Di sisi lain, Indonesia akan merayakan Hari Raya Idulfitri, kebutuhan minyak dan gas akan meningkat signifikan. Lantas, apakah konflik tersebut turut berdampak pada cadangan minyak dan gas di Indonesia?

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketahanan energi nasional dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Stok bahan bakar minyak (BBM), minyak mentah (crude), dan LPG tercatat berada di atas standar minimum nasional, yakni 21 hari.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa rata-rata cadangan energi nasional saat ini sudah melampaui ambang batas tersebut.

Meski stok aman, Bahlil mengakui kapasitas penyimpanan energi Indonesia saat ini berada di kisaran 25 hingga 26 hari. Dengan keterbatasan tersebut, pemerintah menargetkan pembangunan fasilitas penyimpanan baru dengan kapasitas hingga tiga bulan, sesuai standar internasional.

Di sisi lain, PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal kelancaran arus mudik dan kebutuhan energi masyarakat melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, memastikan seluruh fasilitas operasional akan bekerja 24 jam guna menjamin ketersediaan BBM, LPG, dan avtur di tengah lonjakan mobilitas masyarakat.

Berdasarkan proyeksi Pertamina, konsumsi gasoline selama periode Ramadan dan Idulfitri diperkirakan meningkat 12 persen. LPG naik sekitar 4 persen, sementara avtur untuk penerbangan diprediksi bertambah 2,8 persen. Sebaliknya, konsumsi gasoil diperkirakan menurun seiring berkurangnya aktivitas logistik berat.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina memperkuat ketahanan stok BBM nasional di level rata-rata 21 hingga 23 hari per 1 Maret 2026.

Dengan langkah tersebut, pemerintah dan Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi tanpa gangguan.

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *