Home Social Strategi Michelin Dalam Menjual Ban (Michelin Star)
Social

Strategi Michelin Dalam Menjual Ban (Michelin Star)

Share
Share

Bagi kita sebagai penggemar otomotif mungkin mengenal nama Michelin sebagai produsen ban yang memiliki reputasi cukup baik di dunia otomotif, tapi banyak yang belum tahu bahwa Michelin juga memiliki lini bisnis yang jauh dari kata otomotif. Mereka suka melakukan ulasan kepada restoran yang menarik dan enak.

Awal mereka melakukan hal tersebut dilatar belakangi karena pada tahun 1900-an di Prancis hanya ada 3000 mobil, mobil-mobil itu jarang melakukan perjalanan jauh bisa dibilang juga bahwa mobil tersebut lebih sering berada di rumah karena jalan rusak dan tidak tahu mau pergi kemana.

Andre dan Endouard Michelin sadar akan masalah tersebut, apabila orang-orang jarang menggunakan mobil maka ban mobil gak akan botak, dan apabila ban mobil ga botak jadi ga ada yang beli ban baru. Itu jadi masalah besar untuk produsen ban seperti Michelin.

Mereka membuat buka secara gratis selama 20 tahun yang memuat tentang dealer, pom bensin, toko ban, dan tempat makan/bermalam. Salah satu rubrik yang digemari oleh pembaca adalah tempat makan dan bermalam, mulai dari tahun 1920an Michelin membentuk tim ‘makan keliling’ untuk memuat buku mereka.

Strategi tersebut menjadi tingkat kejeniusan Michelin, bukan hanya mengomentari ‘enak’ atau ‘tidak enak’ tapi mereka mengaitkan hal tersebut dengan penggunaan ban. Maka muncul Michelin Star yang sudah berumur lebih dari 100 tahun dan berhasil megubah ‘kebutuhan ban’ menjadi ‘gaya hidup’.

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *