Home Automotive Car AUTO KULTUR: Ketika Alam, Mesin, dan Manusia Berkumpul Menjadi Satu
CarCommunity GarageNewsWHEELS CULTURE

AUTO KULTUR: Ketika Alam, Mesin, dan Manusia Berkumpul Menjadi Satu

Share
Share

Ada momen-momen langka dalam hidup ketika kita bisa menikmati dua hal yang tampaknya tidak mungkin bersatu: hiruk pikuk dunia otomotif, dan ketengan alam yang luas menghijau. Auto Kultur adalah salah satunya.

Begitu memasuki area Lido Music & Arts Center, para pengunjung seakan disambut oleh panggung alam yang megah: rumput hijau yang terhampar luas, udara sejuk pegunungan, dan latar monumental dari Gunung Salak, Gede, dan Pangrango. Di tengah keindahan ini, mobil-mobil dari berbagai karakter lagi mejeng dalam formasi yang tidak dibuat-buat seakan seperti bunga-bungan berbeda warna yang tumbuh di bukit hijau.

Auto Kultur bukan sekedar event otomotif. Ia hadir sebagai tempat pelarian, tempat rehat, dan tempat rekreasi untuk para pecinta otomotif.

Auto Kultur menghadirkan pengalaman yang sederhana namun jarang ditemukan: otomotif yang memanjakan mata, dan alam yang indah dan tenang untuk memanjakan jiwa.

Mungkin inilah yang menjadi keunikan tersendiri dari acara Auto Kultur: para pengunjung bisa bermalam menggunakan tenda dekat dengan kendaraan mereka.

Bagi para pecinta otomotif, ini adalah kobinasi yang jarang ditemui. Malam hari ditutup dengan hangatnya api unggun, obrolan dari sesama pecinta otomotif, lampu kuning kecil yang memberikan kesan hangat, dan suara hening dari pegunungan. Pagi datang dengan kabut tipis dan siluet kendaraan yang berjejer di antara tenda. Momentum ini yang membuat banyak orang ingin kembali setiap tahunnya.

Semua ini menciptakan atmosfer yang tidak bisa di buat ulang di venue kota.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *