Home Automotive Motorbike Setiap Motor Di Museum Ini Pernah Memenangkan Sesuatu
Motorbike

Setiap Motor Di Museum Ini Pernah Memenangkan Sesuatu

Share
Share

Para pecinta motor kini memiliki destinasi baru yang wajib dikunjungi para penggemarnya. Fédération Internationale de Motocyclisme atau FIM akan membuka Museum Sepeda Motor Balap FIM untuk publik pada 18 Februari 2026 di kota Mies, Switzerland, tidak jauh dari Geneva, Switzerland.

Museum ini berdiri di bekas markas besar FIM dan menghadirkan sesuatu yang sangat spesial: motor balap asli yang benar-benar memenangkan kejuaraan dunia, bukan replika atau model yang hanya terinspirasi dari motor balap.

Salah satu daya tarik utama museum ini adalah keberadaan motor-motor legendaris yang memiliki rekam jejak balap.

Beberapa koleksi paling ikonik di antaranya adalah:

  • AJS Porcupine yang digunakan oleh Leslie Graham untuk memenangkan gelar Grand Prix 500cc pertama dalam sejarah pada 1949.
  • Honda RC166 milik Mike Hailwood yang terkenal dengan mesin enam silinder berputaran sangat tinggi.
  • Kawasaki Ninja ZX-10R milik Jonathan Rea yang membawanya meraih gelar World Superbike kedua dari enam gelar berturut-turut.

Museum ini juga menampilkan berbagai motor legendaris dari divisi balap lain seperti motocross, rally, dan flat track.

Beberapa di antaranya adalah:

  • BMW R80 GS milik Hubert Auriol, pemenang reli Dakar 1981.
  • Beta Zero yang digunakan oleh Jordi Tarrés.
  • Yamaha YZ450F milik Stefan Everts yang meraih gelar juara dunia motocross.
  • Zaeta DT450RS yang dipakai Francesco Cecchini untuk memenangkan World Flat Track Championship 2019.

Koleksi tersebut memperlihatkan bagaimana setiap cabang balap memiliki solusi teknik yang berbeda dalam hal mesin, suspensi, hingga geometri rangka.

Agar lebih mudah dipahami pengunjung, seluruh koleksi museum dibagi ke dalam tiga tema utama:

1. Heroes – merayakan para pembalap legendaris dunia
2. Technology – menampilkan evolusi teknologi balap
3. From Race to Road – menunjukkan bagaimana inovasi balap akhirnya diterapkan pada motor jalan raya

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *