Kalau ngomongin skuter klasik, nama Vespa hampir selalu jadi jawaban utama. Tapi di balik dominasi itu, ada satu merek yang sering luput dari radar: Scomadi. Padahal secara DNA, brand asal Inggris ini punya aura kalcer yang nggak kalah kuat.
Masalahnya bukan di produknya, tapi di eksposur dan persepsi pasar. Scomadi sering dianggap “alternatif” semata, bukan pilihan utama. Padahal desainnya konsisten dengan gaya retro-modern, rangkanya solid, dan mesinnya dirancang buat dipakai harian, bukan sekadar pajangan kafe.
Yang bikin Scomadi menarik adalah posisinya yang berani beda. Dia nggak mencoba jadi Vespa kedua. Identitasnya lebih bold, industrial, dan terasa British. Buat sebagian orang, ini justru nilai plus—lebih eksklusif, lebih anti-mainstream.
Sayangnya, minimnya edukasi dan cerita soal Scomadi bikin brand ini tenggelam di pasar yang terlalu fokus pada satu ikon. Padahal, buat rider yang pengin tampil kalcer tanpa harus ikut arus, Scomadi adalah jawaban yang sering diremehkan.
Leave a comment