Home Automotive Car Volvo ‘Pernah’ Jadi Mobil Dinas Pemerintah
Car

Volvo ‘Pernah’ Jadi Mobil Dinas Pemerintah

Share
Share

Nama Volvo mungkin terkenal karena merupakan mobil yang tangguh, tapi kalian semua tahu ga? Kalau Volvo sempat jadi mobil dinas pemerintah di Indonesia.

Volvo sudah dipasarkan di Indonesia sejak tahun 1968. Saat itu, merek asal Swedia ini berada di bawah naungan perusahaan milik konglomerat Indonesia, Liem Sioe Liong melalui Salim Group.

Ketika pemerintah mulai mewajibkan mobil impor untuk dirakit di dalam negeri, Salim Group kemudian mendirikan perusahaan patungan bernama PT Indo-Swedish Motor Assembly Corporation (ISMAC). Perusahaan ini bekerja sama dengan AB Volvo serta PT Pembangunan Jaya.

Pabrik perakitan Volvo kemudian diresmikan pada 22 Oktober 1975 di kawasan Ancol, Jakarta oleh Wakil Presiden saat itu, Sultan Hamengkubuwono IX. Proyek tersebut menelan investasi sekitar US$9 juta.

Sejak saat itu, berbagai model sedan dan bus Volvo mulai dirakit langsung di Indonesia.

Pada era Orde Baru, Volvo menjadi salah satu kendaraan favorit para pejabat tinggi negara. Banyak unit Volvo digunakan oleh pejabat militer, polisi, hingga pejabat pemerintahan.

Namun di balik citra mewahnya, bisnis Volvo di Indonesia ternyata tidak selalu berjalan mulus. Sebagian besar pembelinya berasal dari kalangan pejabat negara yang sering kali tidak langsung membayar kendaraan tersebut. Hal ini membuat bisnis perakitan Volvo sulit menghasilkan keuntungan.

Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, Volvo menjadi kendaraan dinas bagi para menteri dan pimpinan lembaga negara. Bahkan dalam acara besar seperti Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok 1992 di Jakarta, Volvo juga digunakan sebagai kendaraan resmi bagi para kepala negara peserta konferensi.

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *