Home Social Akibat Perang AS dan Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak
Social

Akibat Perang AS dan Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak

Share
Share

Harga minyak dunia mengalami kelonjakan hingga 9% pada Senin (2/3) setelah konflik di Iran memanas. Lonjakan ini terjadi usai Iran memblokade Selat Hormuz menyusul serangan dari Amerika Serikat dan Israel.

Iran memperingatkan bahwa kapal, termasuk tanker minyak, yang tetap melintasi jalur tersebut akan menjadi target serangan. Tercatat sudah tiga kapal diserang di kawasan itu.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling vital di dunia. Jalur ini menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan menjadi rute utama distribusi minyak global.

Akibat ketegangan tersebut, lebih dari 200 kapal termasuk tanker minyak dan gas alam cair dilaporkan berlabuh di luar selat.

Dilansir dari Reuters, minyak mentah Brent sempat melonjak hingga 13 persen ke level US$82,7 per barel dan merupakan angka tertinggi sejak Januari 2025. Namun kemudian terkoreksi dan diperdagangkan naik US$6,91 atau 9,5 persen ke posisi US$79,78 per barel pada pukul 09.19 GMT.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menyentuh US$75,33 per barel, naik lebih dari 12 persen dan menjadi yang tertinggi sejak Juni. Harga kemudian turun dan ditutup di US$72,90 per barel.

Lonjakan harga minyak mentah berpotensi memicu inflasi global dan mendorong kenaikan harga BBM di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.

Analis dari Shore Capital, James Hosie, menyebut pergerakan harga saat ini mencerminkan ketidakpastian terkait skala dan durasi konflik, serta dampaknya terhadap stabilitas Timur Tengah secara keseluruhan.

Bagi industri otomotif, kenaikan harga minyak mentah hampir selalu menjadi sinyal awal kenaikan harga bahan bakar di level konsumen. Jika konflik berlanjut dan distribusi energi global terganggu lebih lama, tekanan terhadap harga BBM di dalam negeri bisa semakin besar.

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *