•   Travel  
  • Tempuh 34 Provinsi di Indonesia Sejak 2018, Saat Ini Perjalanan Tinggal 800 Kilometer Lagi


    Bermodalkan sepeda, Korps Sukarela Palang Merah Indonesia ini mengelilingi nusantara untuk menjalankan misi kemanusiaan dan membangun semangat literasi

    Bersepeda merupakan kegiatan olahraga yang menyenangkan. Pasalnya tak hanya menyehatkan untuk tubuh, bersepeda juga memberi kesegaran pada jiwa. Maka dari itu tak sedikit orang yang setuju bahwa bersepeda juga termasuk kegiatan dengan kategori rekreasi.

    Nah, olahraga yang santai dan menyenangkan ini menjadi begitu bermakna begitu dibarengi dengan tujuan yang mulia. Seperti yang dilakukan oleh Muhammad Maahir Abdulloh yang melakukan ekspedisi penjelajahan nusantara hanya dengan bermodalkan sepeda.

    Tidak sekadar ingin berekreasi, Maahir melakukan ekspedisi dengan perencanaan yang matang. Pasalnya, ia sudah punya keinginan untuk mengelilingi Indonesia dengan sepedanya sejak tahun 2012 sehingga ia tidak ingin merealisasikannya sebagai formalitas mengubah inginnya jadi kenyataan saja.

    Dilansir dari Tribun News Jakarta (12/3), saat acara pelepasan Mahir yang disponsori oleh Palang Merah Indonesia (PMI), Maahir mengatakan, “Saya akan mengarungi 34 provinsi di Indonesia dengan estimasi waktu kurang lebih 2 tahun. Saya keliling Indonesia dengan membawa misi kemanusiaan dan semangat literasi. Saya akan kembali ke PMI Jaksel 11 Maret 2020.”


    Image source: Tribun News Jakarta Web

    Maahir yang memang aktif berorganisasi ini, termasuk dalam organisasi PMI, mendapat keuntungan berupa bala bantuan yang tersebar di seluruh Indonesia dalam “payung” PMI. Acara pelepasannya pun dihadiri oleh sejumlah komunitas lainnya seperti Bike to Work, MTB Federal Indonesia, Gowes Literasi, dan Pataga Indonesia.

    Misi kemanusiaan dan semangat literasi yang dimaksud tersampaikan lewat akun Instagram pribadinya yaitu @penjelajahan.nusantara. Akun tersebut terus mengunggah foto maupun video hampir setiap hari dengan menampilkan ragam budaya dengan cerita dari Maahir yang tertulis pada caption. Beberapa postingannya membuat masyarakat digital tahu tentang informasi-informasi dari belahan Indonesia lainnya, seperti informasi tentang  TNI tidak seperti rumor yang tersebar soal aparat negara yang makan gaji buta hingga informasi mengenai kesulitan pemerintah Papua yang berupaya untuk menyelesaikan masalah kepenuhan gizi anak di Papua.

    Pada Antara News Riau, Maahir menyampaikan rencananya untuk membuat semacam buku ensiklopedia untuk pesepeda yang ingin menjelajahi Indonesia. Di buku tersebut akan ada pemetaan jalur sepeda yang aman untuk keliling Indonesia, informasi terkait penginapan hingga laundry.

    Selesainya perjalanan Maahir harus mundur dari estimasi waktu yang pernah disampaikannya, salah satunya karena pandemi COVID-19. Sempat tertahan di beberapa wilayah, setelah berhasil pindah wilayah pun ia tak bisa leluasa dalam berbaur dengan masyarakat karena tetap harus menaati peraturan untuk jaga jarak.


    Image source: Antara News Riau Web

    Meski di Juli 2020 Maahir baru bisa menjelajahi 28 provinsi, di 20 Oktober ia mendeklarasikan bahwa perjalanannya tinggal 800 kilometer lagi menuju titik 0 kilometer awal perjalanannya. Akun instagram @mountainside_id menuliskan perkiraan Maahir sampai di Jaksel adalah di bulan November mendatang.

     

    Oleh : Essie Tiara Bethamonka

    Sumber: Jakarta.tribunnews.com Riau.antaranews.com