•   Tips  
  • Cuci Mobil Sehabis Hujan Atau Alami 3 Kerusakan Ini


    Selain secara instan menjadi penyebab kotornya mobil, hujan punya dampak buruk yang bisa berkepanjangan kalau kendaraan tidak segera dicuci seusai dipakai berkendara saat hujan.

    Hukumnya wajib untuk cuci mobil sehabis berkendara ketika hujan. Bukan sekadar agar bercak genangan air yang membekas di mobil hilang. Tapi, karena air hujan bisa merusak beberapa bagian mobil.

    Berikut tiga kerusakan mobil yang bisa terjadi kalau kita nggak cuci mobil setelah hujan.

    1. Merusak Lapisan Cat Mobil

    Kotoran yang pada mobil seusai digunakan saat hujan bisa masuk ke bagian clear coat kalau tidak segera dibersihkan. Hal ini bisa menjadi penyebab rusaknya lapisan cat mobil.

    Tidak perlu menggunakan air sabun, membilas dengan air bersih saja sudah cukup. Asalkan setiap kotoran pada mobil dipastikan terangkat.


    Image source: Otomotif Okezone Web

    1. Bodi Mobil Bisa Keropos

    Air hujan yang mengandung garam dapat menjadi penyebab kerusakan seperti keropos pada bagian bodi. Hal ini tentu bisa terjadi kalau mobil tidak segera dibilas, sehingga menimbulkan bercak yang seperti garam pada bodi mobil.

    1. Kaca Jadi Berjamur


    Oto Female Web

    Air hujan bisa membuat kaca mobil berjamur. Kalau kaca mobil sudah berjamur, diperlukan perawatan ekstra untuk membersihkannya. Atau kamu bisa ke salon mobil kalau tidak mau terlalu repot.

    Tapi, cara itu pun tidak disarankan untuk sering dilakukan karena bisa merusak cat mobil.

    Intinya harus selalu diingat untuk kotoran akibat hujan dibiarkan mengering, apalagi berhari-hari. Hal itu yang menyebabkan kaca mobil cepat berjamur dan warna cat mobil menjadi kusam.

     


    Oleh : Essie Tiara Bethamonka

    Sumber: Otosia.com