•   Story  
  • Kisah Inspiratif Soichio Honda, Berawal dari Sepeda Motor Hingga Kendaraan yang Merajai Jalanan.


    Kegagalan memang suatu hal yang tidak diinginkan dalam dunia bisnis. Tetapi, seorang dengan keuletan, cekatan, semagat dan kreatifitas yang tinggi bisa membawa Soichiro Honda meraih sebuah kesuksesan yang hingga kini bisa kita rasakan. Siapa, sih Soichiro Honda? Simak kisah inspiratifnya.

    Waktunya artikel inspiratif untuk sobat on Wheels! Kisah inspiratif kali ini akan kembali ke masa lampau. Kita akan bahas pendiri motor dan mobil yang mungkin kalian punya di rumah. Siapa sih yang nggak tau Honda? 

    Dibalik kesuksesan dua nama besar itu ternyata pendirinya sempat jatuh bangun untuk dapat membangun Honda bisa besar seperti sekarang. Pendiri Honda, Soichiro Honda sempat diliputi kegagalan dalam merintis bisnisnya. Soichiro pernah jatuh sakit dan kehabisan uang. Meskipun dirinya tidak memiliki gelar seperti B.J Habibie yang merakit pesawat, Soichiri cuma didorong dengan hobi otomotifnya disekitar motor dan mobil. Karena ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian membuat Soichiro akrab dengan dunia permesinan. 


    Source: Motoris.ID

    Dengan ketelitian dan cekatannya Soichiro mampu membuat sepeda dengan rem kaki pada usia 12 tahun. Pada saat itu, ruji-ruji mobil terbuat dari kayu dan Soichiro dengan kekreatifannya berniat mengganti ruji-ruji itu dengan logam hingga di ekspor ke seluruh dunia. Banyak hal pahit yang mendorong Soichiro untuk tetap bertahan. Merasakan penolakan, tidak punya uang dan bangkrut hampir pernah diraskaan oleh Soichiri.


    Dengan keadaan terdesak, pada saat itu Soichiro terfikir untuk memasang motor kecil pada sepeda. Sepeda motor itu yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya pabrik honda hingga besar seperti sekarang.

    Nah, sobat on Wheels, berkaca dari Soichiro Honda dengan segala kegagalan dan sifat pantang menyerah kita juga bisa meraih kesuksesan kita.  Soichiro pernah berkata, “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”. Jika menemui kegagalan, maka bermimpilah untuk keberhasilan yang baru. 

     

    Sumber :

    Marketing.co.id

    Otosia.com

    Merdeka.com

    Motoris.ID