•   News  
  • Deretan Karoseri berinovasi hadirkan bus social distancing


    Pandemi mengakibatkan banyak orang harus berbuat inovasi kreatif, salah satunya karoseri bus di Indonesia.

    Dengan adanya protokol kesehatan dengan saling jaga jarak membuat karoseri dengan perusahaan otobus (PO) mengeluarkan gagasan baru. Gagasan tersebut yaitu mengubah susunan kursi menjadi saling jaga jarak.

    Jika biasanya kita naik bus dengan susunan kursi 3 dikanan dan 2 di kiri, atau 2 di kanan dan 2 di kiri, sekarang bus tampil dengan susunan model baru yaitu 1-1-1. Susunan seperti ini membuat ada jarak setiap penumpang walaupun kapasistasnya menjadi lebih sedikit.

    Hingga saat ini, sudah ada tiga (PO) yang menggunakan bus dengan prinsip social distancing. Diantara 3 bus tersebut, PO Sumber Alam dengan Legacy SR2 HD Prime dari Karoseri Laksana menjadi yang pertama mengeluarkan konsep ini. 

    Armada PO Sumber Alam ini berisi 32 kursi yang bisa diatur tingkat kerebahannya, tersedia pula arm rest namun belum ada leg rest. Selain itu, bagasi di atas kepada ditiadakan dan ditambahi dengan filter udara serta lampu ultraviolet. 

    Kemudian, pada kaca samping disediakan jendela yang dapat dibuka dengan cara digeser. Meskipun sudah memakai air conditioner (AC), adanya jendela ini mempercepat sirkulasi udara yang terdapat di kabin.

    PO Kedua yang menggunakan bus social distancing yaitu PO Mtrans dari Bali. Dengan menggunakan bodi Avante H8 dari karoseri Tentrem di Malang. Tetapi bedanya dengan milik Sumber Alam adalah armada Mtrans memiliki kursi yang lebih mewah.

    Mtrans menamakan kelasnya sebagai Sultan Class karena kursinya yang lebar dan nyaman. Selain lebih lebar, kursi ini sudah disediakan arm rest serta legrest. Kemudian disediakan juga lubang USB di setiap kursinya untuk mengisi baterai telepon genggam.

    Namun karena kursi yang lebih besar tersebut membuat kapasitasnya lebih sedikit, PO ini hanya menyediakan 22 kursi.

     

    PO selanjutnya yaitu Surya Putra sebagai armada pariwisatanya. PO pariwisata asal Bandung ini menggunakan bodi Jetbus 3+ dari karoseri Adi Putro. Dengan ubahan yang sama yaitu menggunakan kursi konfigurasi 1-1-1.

    Yang membedakan dari PO lainnya, Adi Surya Putra memiliki ruangan untuk merokok di kabinnya.

    Oleh : Indra Gunawan 

    Sumber : Otomotif Kompas