•   News  
  • Tawarkan Kelas Drifting Mulai dari Teori Hingga Anda Bisa Beraksi


    Drifting adalah teknik yang populer dibawa oleh Jepang yang lambat laun dikenal dan diikuti seluruh dunia. Namun untuk Indonesia, minimnya tempat berlatih menjadi kendala utama.

    Siapa tak kenal nama Keiichi Tsuchiya, pria asal Jepang dengan julukan “Drift King”. Meski bukan sosok pertama yang memperkenalkan teknik drift, gelar yang menunjukkan kepiawaian Tsuchiya dalam teknik ini melekat padanya dalam waktu lebih dari 20 tahun.

    Drift, berbeda dengan cabang motorsport lainnya, critical point-nya berat di hal garis, sudut (angle), kecepatan, dan penampilan.

    Human On Wheels akan menjabarkan empat hal tersebut:

    Garis

    Sebelum kompetisi, juri sudah menentukan garis. Jika drifter mengambil garis yang benar, drifter akan mendapatkan poin.

    Sudut/Angle

    Sudut-sudut yang diambil saat drifting.

    Kecepatan

    Kecepatan yang dimaksud adalah kecepatan mobil saat memasuki belokan, saat berbelok, dan saat keluar dari belokan. Semakin cepat mesin mobil berputar ketika waktu-waktu tersebut, maka senyum juri pun dijamin akan semakin lebar.

    Penampilan  

    Penampilan adalah salah satu hal paling esensial dari drifting. Penampilan yang dimaksud meliputi ketebalan asap, ban yang terbakar, sampai trik paling berani yang dipamerkan drifter selama berada di trek.



    Image source: Instagram/Juragan99XAR

    Bibit-bibit drifting sendiri sudah mulai muncul di sekitar tahun 1950-an, yakni dengan munculnya dasar-dasar teknik sliding. Dilansir dari Fast and Low, Jepang adalah tempat asal muasal lahirnya teknik drift. Mulai dari drift ilegal di Jepang yang lambat laun melahirkan kompetisi drift resmi pertama di Jepang yang dikenal dengan sebutan Ikaten.

     Shout out to Tsuchiya for make this thing happen!

    Tidak berhenti di sana, di 2020 Jepang lahir kompetisi All Japan Professional Drift Championship yang kemudian berganti nama menjadi D1 Grand Prix.

    Popularitas ajang drift di Jepang pada saat itu bahkan tidak dapat dipertanyakan lagi. Hingga akhirnya ajang drift mulai menyebar ke luar Jepang dimulai dari California di tahun 1996.

    Sejak ajang California, Willow Springs Raceway di Willow Springs, drifting menjadi kompetisi motorsport yang popularitasnya meledak di negara-negara Barat.

    Dilansir dari Intersport, kendala terbesar drifting di Indonesia adalah minimnya tempat untuk berlatih. Beberapa drifter yang nekat, memanfaatkan jalan raya di tengah malam dan tentu saja secara nekat.

    But how if HOW (Human On Wheels) has the answer for this problem?

    Teman-teman drifter wannabe yang berada di Jakarta dan sekitarnya, kabar baik ini untuk kalian. J99XAR, akademi drifting yang tak hanya menyediakan lapangan bermain, tapi juga ilmu drifting mulai dari teori hingga praktek. Keunggulan lainnya adalah J99XAR memiliki pembagian program kelas mulai dari kelas beginner, intermediate, advance, hingga pro.



    Image source: Instagram/Juragan99XAR

    Tak hanya itu, kelas ini juga tidak memakan banyak waktu. Masing-masing program kelas hanya berlangsung selama satu hari saja. Singkatnya, J99XAR memperlengkapi teman-teman dengan teori drifting dan pengaplikasiannya secara padat selama satu hari. Hal ini membuat teman-teman di luar Jakarta juga bisa mengisi waktu libur secara efektif dengan mengikuti program yang ditawarkan J99XAR Drifting Academy.

    Selengkapnya mengenai program-program J99XAR dapat teman-teman kepoin di instagram @juragan99xar.

     

     Oleh : Essie Tiara Bethamonka

    Sumber: Fastnlow.net Intersport.id